Sao Paulo - Kota Sao Paulo
menyongsong laga terakhirnya menggelar laga Piala Dunia. Suporter kedua
tim yang akan berhadapan, Argentina dan Belanda, mulai bersiap
meramaikan Fan Fest FIFA, dengan fans Tango tampak dominan.
Setelah kemarin Jerman memastikan tiket final dengan melumat tuan rumah Brasil 7-1, kini giliran Argentina dan Belanda yang akan berduel di Arena de Sao Paulo, Rabu (9/7/2014) sore waktu setempat, untuk memperebutkan satu tiket tersisa.
Dari pengamatan detikSport di wilayah Praca Republica yang berjarak kurang dari 1 km menuju fan fest FIFA di Parque Anhangabau, suporter Argentina bahkan sudah terlihat ramai sejak pukul 13.30--kendatipun laga baru akan dimulai pukul 17.00.
Cuaca mendung dan hujan gerimis tak mengganggu aktivitas mereka bernyanyi dan bersorak-sorai bagaikan sudah lolos ke partai puncak.

Sementara itu para suporter Belanda yang tampak kalah dalam jumlah sejauh ini terlihat lebih kalem ketimbang para pendukung Lionel Messi cs. Tak ada sorak-sorai lantang, apalagi mereka pun tampak tidak datang dalam gerombolan besar seperti halnya para suporter Argentina.
Satu jam sebelum pertandingan, area Teater Municipal yang berada tepat di sebelah Parque Anhangabau pun terlihat sudah dalam dominasi mutlak para pendukung Argentina yang bergerombol di beberapa sudut. Wilayah ini sendiri sudah dalam pengawasan ketat dari kepolisian dan polisi anti huru-hara.
Siapa yang akhirnya benar-benar akan tertawa di akhir laga? Mari kita nantikan bersama.
(roz/krs)
Setelah kemarin Jerman memastikan tiket final dengan melumat tuan rumah Brasil 7-1, kini giliran Argentina dan Belanda yang akan berduel di Arena de Sao Paulo, Rabu (9/7/2014) sore waktu setempat, untuk memperebutkan satu tiket tersisa.
Dari pengamatan detikSport di wilayah Praca Republica yang berjarak kurang dari 1 km menuju fan fest FIFA di Parque Anhangabau, suporter Argentina bahkan sudah terlihat ramai sejak pukul 13.30--kendatipun laga baru akan dimulai pukul 17.00.
Cuaca mendung dan hujan gerimis tak mengganggu aktivitas mereka bernyanyi dan bersorak-sorai bagaikan sudah lolos ke partai puncak.
Sementara itu para suporter Belanda yang tampak kalah dalam jumlah sejauh ini terlihat lebih kalem ketimbang para pendukung Lionel Messi cs. Tak ada sorak-sorai lantang, apalagi mereka pun tampak tidak datang dalam gerombolan besar seperti halnya para suporter Argentina.
Satu jam sebelum pertandingan, area Teater Municipal yang berada tepat di sebelah Parque Anhangabau pun terlihat sudah dalam dominasi mutlak para pendukung Argentina yang bergerombol di beberapa sudut. Wilayah ini sendiri sudah dalam pengawasan ketat dari kepolisian dan polisi anti huru-hara.
Siapa yang akhirnya benar-benar akan tertawa di akhir laga? Mari kita nantikan bersama.
(roz/krs)
BACA JUGA
Romario Sebut Keringnya Talenta Berbakat Jadi Biang Kegagalan Brasil
Brasil Kandas, Seorang Remaja Nekat Bunuh Diri
--KOLOM--
INDEKS
Lebih Memalukan dari 'Maracanazo'
Daripada menggambarkan kekalahan Brasil dari Jerman dengan kata 'kejam', rasa-rasanya memilih kata 'memalukan' lebih tepat. Sebab 'memalukan' identik dengan aib, aib yang akan selalu dikandung dan dikenang-kenang secara tidak enak sepanjang masa. Ikuti Kompetisi MenulisDi Pesta Bola Dunia
Edisi 089 | 20140711
Totalitas Muller!
Duel Eropa vs Amerika | Pesepakbola Berfilsafat | Selecao Kejar Mimpi Tanpa Neymar | Soccer Babes Never Die!
0 komentar :
Posting Komentar